about us
selamat datang di blog saya :)

produced by Silka Rosa

RSS

Piala Indonesia

Agenda Piala Indonesia (PI) 2011 direvisi total. Kick-off  PI molor hingga Juni, karena harus menunggu proses suksesi kepengurusan PSSI periode 2011-2015 selesai.

Agenda memang PI berantakan. Kick-off  PI tak sesuai rencana awal. Semua karena pengurus baru PSSI baru terbentuk 20 Mei. Sehari lebih cepat dari deadline FIFA. Sebelumnya babak 32 besar PI direncanakan 13-24 Mei.

Asumsinya, proses suksesi kepengurusan PSSI berjalan normal. Setelah melalui tahap pertama Kongres 26 Maret, anggota bisa menggelar Kongres Pemilihan pada 29 April. Namun, Kongres 26 Maret dibatalkan dan hampir menyisakan sanksi.

FIFA akhirnya hanya membekukan kepengurusan Nurdin Halid dan membentuk Komite Normalisasi PSSI dengan Agum Gumelar sebagai ketuanya. ”Kami harus mengukur psikologi pelaku pertandingan. Kick-off mungkin baru dilakukan awal Juni. Liga (PT Liga Indonesia) tidak ingin meninggalkan masalah bagi pengurus baru,” ungkap CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono.

Mundurnya tata waktu kick-off diperkirakan akan berpengaruh terhadap ending rivalitas. Seandainya babak 32 besar dimulai normal di pertengahan April, PI akan selesai September. Sebab, babak 32 besar akan memakai sistem home tournament.

Rincian, pesertanya adalah 15 klub Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama 2010/2011, lalu sisanya berasal dari finalis Divisi I. Sistem home tournament berlaku di babak 16 besar dengan rencana tata waktu akhir Juni atau awal Juli. Mereka harus menunggu ISL selesai pada Minggu (19/6/2011).

”Kami memilih menunggu kepengurusan baru terbentuk dulu. Kami saat ini belum tahu apa yang akan terjadi lagi ke depan. Mengelola proses pergantian pengurus kali ini tidak mudah. Liga tetap tidak mau menggadaikan kualitas PI dengan perencanaan tidak matang,” lanjut pria yang juga anggota Komite Normalisasi PSSI.

Berubahnya tata waktu kick-off juga berpengaruh terhadap drawing atau agenda lain yang menyertainya. Sebelun babak awal digelar, Liga harus membagi 32 klub dalam delapan grup. Memakai sistem home tournement, Liga juga harus memastikan kesiapan venue.

Liga sempat mengisyaratkan klub yang musim lalu lolos ke babak 8 besar berpeluang sebagai tuan rumah. Namun, Liga tetap memiliki pertimbangan sebaran persaingan menurut peta geografis. Saat drawing, Liga juga memberi kesempatan pada klub lain untuk mengajukan bidding tuan rumah.

”Kami belum tahu kapan drawing dan technical meeting akan dilakukan. Nanti akan disesuaikan dengan kepastian kick-off. Jarak waktunya harus ideal untuk memudahkan tuan rumah menyiapkan venue pertandingan. Untuk ending PI, kami berharap tidak terlalu molor,” ujarnya.

Berubahnya ending kompetisi berpengaruh terhadap beban pendanaan bagi klub. Bukan hanya itu, tim yang lolos ke fase knock out memiliki waktu persiapan terbatas untuk musim kompetisi berikutnya. Mengacu kompetisi musim ini, kick-off ISL dimulai September lalu Divisi Utama pada November.

Sekretaris Tim Persija Ferry Indra Syarief mengatakan, klub tetap mematuhi regulasi Liga. Tambahan kontrak mayoritas pemain yang berakhir Agustus akan dilakukan. ”Beban kami bertambah, tapi akan diikuti semuanya. Rata-rata kontrak pemain melebihi jadwal ISL. Rata-rata selesai Agustus, tapi ada juga yang berakhir September. Nantinya Persija akan meminta perpanjangan kontrak,” tandasnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment